Selasa, 25 Januari 2011
ll PERANG GOG DAN MAGOG
“Peace…Peace”, “semuanya aman dan damai tiba –tiba datang kehancuran” (I Tesalonika 5:3). Setelah bangsa Israel kembali ke Israel sesuai nubuatan Yehezkiel 36-37 dan nubuatan tentang Damaskus di genapi, (Yesaya 17-18) dan setelah upaya damai gagal dan bangsa Israel telah berdiam dengan aman di tanah air mereka......dengan tentram…” mereka semua tinggal tanpa dinding, dan tanpa gerbang penghalang”maksud kalimatnya adalah tanpa bahaya yang mengancam seperti yang dikatakan dalam Yehezkiel 38:8 dan 11:
Sesudah waktu yang lama sekali engkau akan mendapat perintah; pada hari yang terkemudian engkau akan datang di sebuah negeri yang dibangun kembali sesudah musnah karena perang, dan engkau menuju suatu bangsa yang dikumpul dari tengah-tengah banyak bangsa di atas gunung-gunung Israel yang telah lama menjadi reruntuhan. Bangsa ini telah dibawa ke luar dari tengah bangsa-bangsa dan mereka semuanya diam dengan aman tenteram. Engkau berkata: Aku akan bangkit bergerak menyerang tanah yang kota-kotanya tanpa tembok dan akan mendatangi orang-orang yang hidup tenang-tenang dan diam dengan aman tenteram; mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang.
Dan Perang dengan gog dan magog pun dimulai (Yehezkiel 38-39:16)-- Dua dari tiga konflik dengan bangsa Islam berhaluan radikal yang dikenal dalam injil sebagai ”kerajaan dari utara”(Raja Kerajaan utara adalah Turky dan Persia) melawan umat Allah tercatat dalam Yehezkiel 38-39:16. Perang ini juga menggenapi nubuatan nabi daniel, dalam Daniel 11:40-45 tetapi dengan penekanan penghukuman terhadap Putra kegelapan (antikris).
Koalisi arab seperti yang dikatakan Yehezkiel 38:13 yakni Arab Saudi dan yaman (sheba dan dedan),tidak termasuk Syrophoenicia (Syria dan Lebanon), Palestina,Iraq
Sedangkan Amerika akan bersikap sangat Komersial, artinya mementingkan kepentingannya dengan negara-negara arab. Hal ini bukan saja karena keinginan pemerintahnya tetapi desakkan masyarakat AS sendiri yang menuntut kehidupan yang lebih baik. Sehingga amerika lebih memetingkan kesejahteraan masyarakatnya dengan mengutamakan kerjasama dengan negara-negara arab, meskipun sedikit membantu Israel dalam perang ini.
WAR III - THE CAMPAIGN OF ARMAGEDDON & DESTRUCTION OF BABYLON THE GREAT
Perang Armagedon tercatat dalam Nubuatan Daniel yang terkenal yaitu 70th Week of Daniel (Dengan penglihatan tentang Dua saksi Allah yakni Gereja dan Israel Baca:
TESTIMONY DUA SAKSI ALLAH
Dan yang menarik menurut beberapa Teolog adalah Antikris ikut bepartisipasi dalam menyingkirkan Gog dan magog. Dan menyombongkan dirinya sebagai pembebas Israel, dan terus terlibat dan dengan kesombongannya seperti yang dikatakan dalam nubuatan ”Kerajaan Utara dan Timur” dalam Daniel 11:44; Matius 24:6; Markus 13:7; Lukas 21:9; selanjunya injil mengatakan:
”Tetapi kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan mengejutkan hatinya, sehingga ia akan keluar dengan kegeraman yang besar untuk memusnahkan dan membinasakan banyak orang.
Ia akan mendirikan kemah kebesarannya di antara laut dan gunung Permai yang kudus itu, tetapi kemudian ia akan menemui ajalnya dan tidak ada seorangpun yang menolongnya."( Daniel 11:44-45)
Dan menuju Perang Armageddon dimana kota besar Babylon, yang membuat semua orang menerima tanda oleh binatang tersebut di dahi dan tangan mereka.
Tanda di tangan, sudah banyak di berita yang mencemaskan antara lain, pengembangan Teknologi. Dimana manusia sekarang memasang Chip untuk keperluan belanja dan transaksi antar bank dll.
Beberapa Sumber tentang Chip yang dipasang di tangan atau tubuh manusia lainya sbb:
http://www.physorg.com/news69341086.html
http://uk.reuters.com/
http://www.greaterthings.com/News/Chip_Implants/CNet040727/index.html
http://www.sltrib.com/
http://www.wired.com/politics/security/news/2002/02/50187
Sedangkan tanda pada Dahi silahkan baca disini
http://forumkristen.com/komunitas/index.php?topic=8257.0
Seperti yang dikatakan dalam Wahyu 17 dan Panggilan keluar dari babel : wahyu 18-19
Akhir Perang Armageddon (dinyatakan dengan bunyi enam Trompet; Wahyu 16:12-16)
- “The Battle of the Great Day of God Almighty”Dan Kristus bersama Pasukan orang-orang kudus datang menolong umatnya yang terperangkap diantara 200,000,000 Pasukan dipimpin raja dari timur dan tentara dari Antikrisdi lembah Megiddo di sebelah utara Israel (Wahyu 16:12,16;9:19).
MY SACRIFICIAL MEAL – THE SUPPER OF THE GREAT GOD – SECOND COMING OF CHRIST – MESSIAH AS DELIVERER
Dan setelah binatang (antikrist) itu dan nabi palsunya menghancurkan dua saksinya yakni Israel dan gereja. Maka Antikris dan nabi palsu tersebut akan menemua ajal mereka
(Zakharia 12:1-9; 14:3-15; Zakharia 14:1-4; Yeh 39:17-20; Daniel 8:25b; 12:1-3; Wahyu 19:11-21; Matius 24:29-31; 24:31-46) dengan murka tuhan keatas mereka (Wahyu 14:17-20), maka datanglah hari tuhan yang dinantikan umatnya dan sering diucapkan umatnya ”...datanglah kerajaan Mu..”Hari Tuhan—II Petrus 3:10
TESTIMONY DUA SAKSI ALLAH
Dari pada Testimony Antasari yang katanya direkayasa POLRI berujung Cicak (KPK) Vs Buaya (Polisi) lebih baik kita simak Testimony dari Dua saksi Allah.
Arti Testimony:
1. kesaksian
2. penyaksian
3. bukti
4. tanda
5. pernyataan
Kehancuran Gog dan magog dalam Perang akhir Zaman tidak lepas dari campur tangan Tuhan Allah Israel. Dengan kekuatan dan ”hujan Api” membakar pasukan gog dan magog. Dan membuat bangsa–bangsa tahu tentang Tuhan Allah bangsa Israel (Yeh 39:7)
dan kita memasuki Era kebangkitan israel yang adalah satu dari DUA SAKSI ALLAH yang tercatat dalam Wahyu 11:2-4 dan zakharia 4:1-6 dengan pengakuan dunia akan ”kebangkitan Gereja”—Pembangunan Bait Allah ke Tiga dimana umat Allah bersungguh dalam beribadah kepada Allah ””Karena Allah telah menerangi hati mereka”. Selama 3 ½ pertama dari tahun ini, :
the 70th Week of Daniel, Antichrist (the Willful King) will hear of “news from the north and east” which “will trouble him” (Daniel 11:44)-- sampai di penghujung tahun dari tujuh tahun tetap penuh dengan peperangan -- Penunggang Kuda Merah mengambil bagiannya (wahyu 6:4)
Sampai anak manusa datang: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak." (Wahyu 14:15). Kesaksian utama dari dua yang seperti yang dikatakan Wahyu 11 salah satunya adealah ”pertobatan” (mengenakan kain kabung Wahyu 11:3) dan kesaksian Nubuatan untuk kota besar yang dilambangkan dengan babylon (Zakharia 4:1-14 dan Zakharia 5:1-11) yang tidak dapat diragukan lagi dari tugas mereka adalah:
Wahyu11:3
Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
PERJANJIAN DAMAI BATAL—REZIM KEKERASAN—PERANG MELAWAN ORANG KUDUS
Setan akan bangkit dan berdiri ditempat kudus,antikris akan menunjukan sifatnya yang dalam bahasa inggris “beast” atau sufat kebinatangan jahanam dan sifat jahat. Seperti yang tercatat dalam pertengahan nubuatan nabi Daniel 70 minggu (II Tesalonika 2:3-12). Kebangkitan dan kedatangan Setan yang menunjukan kejahatannya pada akhir zaman dan berperang melawan Dua saksi Allah yaitu Israel dan Gereja, akan menyerang mereka, membunuh mereka”- ini seperti yang dikatakan Injil dalam Matius 24:8-24 juga Wahyu 11:7; Wahyu 6:9-11.
ALLAH Membangkitkan KEMBALI DUA SAKSI ALLAH
Selama peperangan Armageddon dan selama kesusahan besar di mana “dua saksi Allah“ (Israel dan Gereja) telah jatuh dan bertekuk lutut kepada Iblis. Allah menaruh nafas-Nya kembali ke dalam tubuh mereka yakni “Dua saksi” tersebut, dan mengangkat mereka ketempat yang dijanjikan Allah (Mazmur 2; Zakharia 14; Wahyu 11:8-14; Daniel 12:1-3; I Korintus 15:51-55; I Tesalonika 4:15-17)
HARI PENGHAKIMAN KRISTUS –Kemuliaan ALLAH
Setelah Dua saksi ini (Israel dan Gereja) di bangkitkan kembali Oleh Allah, semua orang kudus akan dibawa kehadapan Allah untuk sama-sama memerintah di Surga dengan ”anak domba Allah duduk di atas Takhta-Nya”. Wahyu 4:2-5:14. Setiap manusia menerima ganjarannya masing-masing, untuk perbuatan baik atau jahat. (II Korintus 5:10; Roma 14:10; I Korintus 3:9-15; I Korintus 6:2, 4; Lukas 14:14; Wahyu 19:8)
Semua ini terjadi pada ”hari itu” yang di tunggu semua orang percaya dimana ”Kristus menyatakan kemuliaan-Nya” (I Korintus 4:5; II Korintus 5:1-19; II Timotius 4:8 dan Wahyu 22:12)
TIGA PERANG PENTING AKHIR ZAMAN (TRIDENT WARS)
Pra Armagedon II
Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Ku kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
II Pet 1:16 - II PETRUS 2:1
Petrus berkata ”ini bukan mengkuti cerita dongeng atau isapan jempol belaka.” – Petrus jelas mengatakan untuk menghindari perdebatan lebih lanjut.--- KITA SEKARANG HARUS BERTAHAN PADA POSISI INI -- Kita sudah berada ditepian akhir zaman, Nubuatan ini menuju kepada penggenapannya satu demi satu. Seperti merangkai sandi-sandi dan teka-teki menjadi satu pembuktian kepada umat Allah ”yang karena umat pilihan-Nya, maka waktunya dipersingkat.”
Untuk kita ketahui bahwa yahudi Or todoks mengatakn dalam buku mereka tentang ”end Of Days”. ” Bolehkah aku mengikutimereka! (Legends of the Jews, Louis Ginzberg, Book 2 and 3: “. . .Kau akan terbebas dari tiga kesusahan: dengan selamat dari serangan Gog dan magog sampai hari penghakiman atas bangsa-bangsa)
WAR I - THE BURDEN OF DAMASCUS
Konflik akhir Zaman tidak dapat lagi di hindari atau ditolak pada akhir zaman, umat Tuhan harus siap menghadapi ini. “Nubuatan (Burden) Tentang Damaskus-Syria” dalam (Yesaya 17 dan 18). Israel, Syrophoenicia (Lebanon dan Syria) dan “Benteng dari Efraim” dengan kotanya Aroer (Sekarang dikuasai Palestina yang dikenal dengan tepi barat (west bank) adalah tanah Pusaka suku efraim)—lanjut dalam Zakharia 9
dikatakan bahwa : Damaskus, Tirus, Sidon, gaza)—semuanya terlibat.
Misteri tentang ”bangsa asing” atau yang disebut sepanjang sungai Ethiopia” sudah diidentidikasi sebagai Amerika Serikat. (Yesaya 18):
18:1Wahai! Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,
18:2yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai!
18:3Hai semua penduduk dunia, hai orang-orang yang mendiami bumi! Apabila panji-panji dinaikkan di gunung-gunung, lihatlah; apabila sangkakala ditiup, dengarlah!
18:4Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: "Aku akan menjenguk dari tempat kediaman-Ku dengan tidak bergerak, seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai."
18:5Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.
18:6Semuanya itu akan ditinggalkan bertumpuk-tumpuk bagi burung-burung buas di pegunungan, dan bagi binatang-binatang di hutan. Pada musim panas burung-burung buas akan bermukim di situ dan segala binatang hutan pada musim dingin.
18:7Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.
Amerika Serikat dikenal sebagai bangsa yang kuat (ayat 7) ”ulet dan lalim yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion. Amerika serikat, Bangsa ini juga dikenal sebagai Duta untuk perdamaian Timur tengah.
Kemenangan Israel terhadap Damaskus harus dibayar mahal dengan kekuatan mereka yang melemah. Damaskus Hancur juga Palestina dan Lebanon menjadi tempat yang ditinggalkan, sepi tak berpenghuni dan menjadi milik pusaka suku Yehuda kembali. sehingga bangkitlah bangsa-bangsa lain untuk melawan Israel yang tercatat dalam Yesaya 17:12:
Wahai! Ributnya banyak bangsa-bangsa, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku-suku bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!
Perang ini yang dimaksudkan dalam Daniel 9:26b: ” dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan..”
Sebagai pemahaman dan pusat perhatian kita adalah tentang tiga konflik ini secara keseluruhan yang tidak bisa kita abaikan karena termasuk salah satu Skenario sebelum kedatangan Yesus Kedua kali. Bagaimana Israelakan menyerang Syria dan membumi hanguskan Syria, apakah alasan ini real ? apakah Syria punya kekuatan ??Ada Artikel lain yang patut anda baca Yaitu: Rusia bekerja sama dengan Syria membangun pangkalan di tartus Syria
"YOUR COVENANT WITH DEATH, YOUR AGREEMENT WITH HELL”
“Perjanjian Mu dengan kematian, Perjalanan mu menuju Neraka”
Perang yang mengakibatkan kehancuran kota damaskus ini, akan sangat melelahkan sehingga dunia menyerukan tentang ”Perdamaian...Pedamaian” seperti yang di jalankan sang "Duta" Pendamai dalam Yesaya 18:1
.”….. Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,”Duta bangsa-bangsa itu datang untuk mendamaikan dalam Yesaya 18:2: :
Yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai! Dalam Perjanjian, seperti yang dicatat dalam Daniel 9:26-27
; dan Daniel 11:22 Untuk “satu kali tujuh masa” (cf. “Your Covenant with Death, Your Agreement with Hell” – Yesaya 28:15 dan 18) – Kuda putih, seperti yang tergambar dalam Wahyu 6:2
“Sebagai pembawa damai” mengambil bagian dalam berperang (defense) bersama Israel tetapi juga menjadi Duta dalam perjanjian dengan bangsa-bangsa. (Matius 24:1-8)
Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Ku kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
II Pet 1:16 - II PETRUS 2:1
Petrus berkata ”ini bukan mengkuti cerita dongeng atau isapan jempol belaka.” – Petrus jelas mengatakan untuk menghindari perdebatan lebih lanjut.--- KITA SEKARANG HARUS BERTAHAN PADA POSISI INI -- Kita sudah berada ditepian akhir zaman, Nubuatan ini menuju kepada penggenapannya satu demi satu. Seperti merangkai sandi-sandi dan teka-teki menjadi satu pembuktian kepada umat Allah ”yang karena umat pilihan-Nya, maka waktunya dipersingkat.”
Untuk kita ketahui bahwa yahudi Or todoks mengatakn dalam buku mereka tentang ”end Of Days”. ” Bolehkah aku mengikutimereka! (Legends of the Jews, Louis Ginzberg, Book 2 and 3: “. . .Kau akan terbebas dari tiga kesusahan: dengan selamat dari serangan Gog dan magog sampai hari penghakiman atas bangsa-bangsa)
WAR I - THE BURDEN OF DAMASCUS
Konflik akhir Zaman tidak dapat lagi di hindari atau ditolak pada akhir zaman, umat Tuhan harus siap menghadapi ini. “Nubuatan (Burden) Tentang Damaskus-Syria” dalam (Yesaya 17 dan 18). Israel, Syrophoenicia (Lebanon dan Syria) dan “Benteng dari Efraim” dengan kotanya Aroer (Sekarang dikuasai Palestina yang dikenal dengan tepi barat (west bank) adalah tanah Pusaka suku efraim)—lanjut dalam Zakharia 9
dikatakan bahwa : Damaskus, Tirus, Sidon, gaza)—semuanya terlibat.
Misteri tentang ”bangsa asing” atau yang disebut sepanjang sungai Ethiopia” sudah diidentidikasi sebagai Amerika Serikat. (Yesaya 18):
18:1Wahai! Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,
18:2yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai!
18:3Hai semua penduduk dunia, hai orang-orang yang mendiami bumi! Apabila panji-panji dinaikkan di gunung-gunung, lihatlah; apabila sangkakala ditiup, dengarlah!
18:4Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: "Aku akan menjenguk dari tempat kediaman-Ku dengan tidak bergerak, seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai."
18:5Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.
18:6Semuanya itu akan ditinggalkan bertumpuk-tumpuk bagi burung-burung buas di pegunungan, dan bagi binatang-binatang di hutan. Pada musim panas burung-burung buas akan bermukim di situ dan segala binatang hutan pada musim dingin.
18:7Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.
Amerika Serikat dikenal sebagai bangsa yang kuat (ayat 7) ”ulet dan lalim yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion. Amerika serikat, Bangsa ini juga dikenal sebagai Duta untuk perdamaian Timur tengah.
Kemenangan Israel terhadap Damaskus harus dibayar mahal dengan kekuatan mereka yang melemah. Damaskus Hancur juga Palestina dan Lebanon menjadi tempat yang ditinggalkan, sepi tak berpenghuni dan menjadi milik pusaka suku Yehuda kembali. sehingga bangkitlah bangsa-bangsa lain untuk melawan Israel yang tercatat dalam Yesaya 17:12:
Wahai! Ributnya banyak bangsa-bangsa, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku-suku bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!
Perang ini yang dimaksudkan dalam Daniel 9:26b: ” dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan..”
Sebagai pemahaman dan pusat perhatian kita adalah tentang tiga konflik ini secara keseluruhan yang tidak bisa kita abaikan karena termasuk salah satu Skenario sebelum kedatangan Yesus Kedua kali. Bagaimana Israelakan menyerang Syria dan membumi hanguskan Syria, apakah alasan ini real ? apakah Syria punya kekuatan ??Ada Artikel lain yang patut anda baca Yaitu: Rusia bekerja sama dengan Syria membangun pangkalan di tartus Syria
"YOUR COVENANT WITH DEATH, YOUR AGREEMENT WITH HELL”
“Perjanjian Mu dengan kematian, Perjalanan mu menuju Neraka”
Perang yang mengakibatkan kehancuran kota damaskus ini, akan sangat melelahkan sehingga dunia menyerukan tentang ”Perdamaian...Pedamaian” seperti yang di jalankan sang "Duta" Pendamai dalam Yesaya 18:1
.”….. Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,”Duta bangsa-bangsa itu datang untuk mendamaikan dalam Yesaya 18:2: :
Yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai! Dalam Perjanjian, seperti yang dicatat dalam Daniel 9:26-27
; dan Daniel 11:22 Untuk “satu kali tujuh masa” (cf. “Your Covenant with Death, Your Agreement with Hell” – Yesaya 28:15 dan 18) – Kuda putih, seperti yang tergambar dalam Wahyu 6:2
“Sebagai pembawa damai” mengambil bagian dalam berperang (defense) bersama Israel tetapi juga menjadi Duta dalam perjanjian dengan bangsa-bangsa. (Matius 24:1-8)
YESUS DAN PEREMPUAN SUNDAL
Yohanes 8:2-11
8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Para Ahli taurat da orang farisi membawa perempuan ini dengan tujuan mencobai yesus. Sesuai dengan hukum Musa yang tercatat dalam (klik langsung pada ayatnya) Imamat 20:10 dan Ulangan 22:22-24
Keluaran 31:18
Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.
Yesus menunjukan bahwa Dia sama dengan Allah sendiri, dengan menulis dengan jarinya. Hukum Allah menunjukan manusia berdosa dihadapan Allah. Yang Pasti Yesus mengubah kaidah hukum menjadi kaidah Moralnya yang didasarkan dengan hukumnya yaitu : Kasih.
Dengan Penuh kasih dan maha pengampun Yesus berkata kepada perempuan yang kedapatan berzinah itu (ayat 10-11):
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Perlu dicatat bahwa Yesus mengatakan “jangan berbuat Dosa lagi mulai sekarang.” Tetapi setelah Perempuan ini pergi dan masih berbuat tingkah lakunya yang dulu, maka dia tetaplah berdosa.
adalah tegurun juga buat kita yang telah diselamatkan ataupun dalam Proses (???) untuk jangan berbuat Dosa lagi.
Satu Kasus lagi dimana Yesus diminyaki kakinya oleh maria Magdalena:
Lukas 7:36-50
7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
7:40 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
7:41 "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
7:42 Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"
7:43 Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
7:44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.
7:45 Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
7:46 Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
7:48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
7:49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"
Orang farisi yang mengundang Yesus kembali berpikir didalam hatinya dan Berkata: : "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
Tetapi Yesus mengetahuinya, bahkan Yesus mengampuni Dosa perempuan ini. Siapakah yang bisa mengampuni Dosa manusia selain Tuhan !! "Dosamu telah diampuni."
Maria dan Martha saudara Lazarus, yang dibangkitkan Yesus Baca di sini
"Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!" Alangkah tenangnya hati ini, jika kita mendapat jaminan seperti ini. Seperti jaminan yang diterima maria Magdalena.
Yesus pernah berkta, bahwa dia datang untuk menyelamatkan yang hilang , Pezinah, pemungut cukai, Panjahat dan Non-yahudi lewat Perintahnya kepada murid-muridNya. Pemungut cukai, Perempuan Yang berzinah, mereka di selematkan bukan karena Allah mencintai Pendosa tetapi mereka mengikuti keselamatan yang ditawarkan Allah akibat Dosa.
Matius 21:31-32
“………….Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
Kasih Tuhan Sungguh dahsyat dan luar biasa, terbuka kepada siapa saja yang memilih keselamatan lewat jalan keseleamatan yang ditunjukan Yohanes, dan murid–murid Yesus.
Ingatlah bahwa Hukum Utama yang digunakan adalah hukum Kasih dengan berazaskan nilai Moral, sehingga seseorang yang jahat seperti pezinah, pemungut cukai dan lain-lain. Boleh mendapat tempat dalam kerajaan Sorga, asal mereka seperti perkataan Yesus :
“Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Syukuri apa yang datang, baik atau buruk dan pergunakanlah itu menjadi manfaat bagi anda dan orang lain…
TARIAN KEMATIAN
Dari judulnya kita dapat menebak, bahwa tarian yang menyebabkan kematian atau tarian yang berhubungan dengan kematian. Beberapa kasus dengan motivasi yang berbeda dari tarian yang di lakukan. Di antaranya :
I. Putri Yefta
Cerita tentang Putri Yefta yang pertama kali keluar menyambut ayahnya yang pulang dari medan Perang dengan kemenangan bagi Orang Israel. Dengan menari – nari dan memukul rebana, tanpa di ketahui oleh putrinya, sang ayah telah bersumpah bahwa siapa yang pertama kali keluar menyambutnya dari pintu rumahnya, akan di korbankan bagi Allah (Hakim – Hakim 11:31).
Motivasi Putri Yefta adalah baik, untuk menyambut Ayahnya dari Medan Perang. Tetapi akhirnya berujung dengan kematian dan pengorbanan sang Putri Tunggal untuk sumpah Ayah handa. Anak Yefta ini adalah anak satu – satunya dan dia tidak memiliki saudara lain. Sepintas kita bisa bayangkan, bagaimana kehilangan anak satu-satunya untuk sumpah kita sendiri kepada Tuhan. Yefta adalah seorang berjiwa besar dan berani melakukan apa yang sudah menjadi tanggung jawab atas sumpah yang telah di katakan. Tidak banyak orang seperti Yefta di zaman sekarang, yang berani menepati janjinya. Meskipun janji itu adalah pengorbanan nyawa sang anak kepada Allah. Mirip seperti cerita Abraham, Cuman Abraham tanpa ragu karena imannya dia percaya bahwa Allah akan memberikan anak lagi, sebab Allah telah berjanji membuat keturunannya menjadi bangsa yang besar.
Kembali ke cerita Yefta, setelah Putri Yefta mengetahui bahwa ayahnya telah bernazar demikian. Maka dia pun dengan rela menyerahkan Nyawanya (Hakim-hakim 11:36-40):
11:36 Tetapi jawabnya kepadanya: "Bapa, jika engkau telah membuka mulutmu bernazar kepada TUHAN, maka perbuatlah kepadaku sesuai dengan nazar yang kauucapkan itu, karena TUHAN telah mengadakan bagimu pembalasan terhadap musuhmu, yakni bani Amon itu."
11:37 Lagi katanya kepada ayahnya: "Hanya izinkanlah aku melakukan hal ini: berilah keluasan kepadaku dua bulan lamanya, supaya aku pergi mengembara ke pegunungan dan menangisi kegadisanku bersama-sama dengan teman-temanku."
11:38 Jawab Yefta: "Pergilah," dan ia membiarkan dia pergi dua bulan lamanya. Maka pergilah gadis itu bersama-sama dengan teman-temannya menangisi kegadisannya di pegunungan.
11:39 Setelah lewat kedua bulan itu, kembalilah ia kepada ayahnya, dan ayahnya melakukan kepadanya apa yang telah dinazarkannya itu; jadi gadis itu tidak pernah kenal laki-laki. Dan telah menjadi adat di Israel,
11:40 bahwa dari tahun ke tahun anak-anak perempuan orang Israel selama empat hari setahun meratapi anak perempuan Yefta, orang Gilead itu.
Ilustrasi dimana Putri Yefta di Korbankan. Jangan salah dan bukan bersifat sadis, sebab nampan di depan biasanya untuk menampung darah Hewan Korban. Karena Sumpah Yefta, maka darah Putrinya sebagai darah Korban ini. Ini adalah tata cara dalam kaabah Allah di mana imam - imam mempersembahkan korban bakaran kepada Allah.
Yang menarik dari cerita ini adalah: tokoh – tokoh di atas menyelesaikan masalah dengan tetap benar di hadapan Allah. Tidak ada yang salah dari tindakan mereka di mata Allah.
Dari cerita Yefta ini kita dapat menarik suatu point penting adalah:
Jangan terlalu berani mengambil suatu sumpah, seperti yang di ajarkan tuhan Yesus;” jika ya, hendaklah kau mengtakan ya dan tidak jika memang tidak.” Sebab kita bahkan tidak berkuasa terhadap segala sesuatu di muka bumi ini.
II. Menari Untuk Mendapatkan Hadiah
Ini adalah salah satu motivasi yang sudah umum, melakukan sesuatu untuk mendapatkan balasannya. Cerita tetapi Penari ini bukan meminta hadiah sembarangan, sebab yang dia minta sebagai hadiahnya adalah kepala orang. Orang yang di minta kepalanya sebagai hadiah adalah Yohanes Pembaptis. Cerita ini terdapat dalam Matius 14:1-12.
Yohaes menegur Herodes bahwa tidak pantas dia mengambil Herodias, Istri saudaranya Filipus. Tetapi pada ulang tahun Herodes menarilah Putri Herodias atau keponakannya. Setalah menari Putri Herodias kepada pamannya, pamannya atau Herodes mengatakan “apapun yang kau minta akan ku kabulkan, bahkan setengah dari kerajaan ini pun akan ku berikan.
dan dengan hasutan sang ibunya, akhirnya keponakannya meminta kepala Yohanes Pembaptis
Cerita kedua ini penuh dengan akal bulus, kelicikan dan tentu saja Dosa. Tetapi terlepas dari itu, Yefta dan Herodes melakukan kesalahan yang sama.
Yefta Hakim-hakim 11:30-31 :
11:30 Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,
11:31 maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran."
Meskipun dengan kesulitan dan kehancuran hati, Yefta melalui ini semua tanpa cacat di mata Tuhan.
Herodes:
Matius 14:7:
sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
Herodes akhirnya menanggung Dosa dari kesalahannya dan tetap akan tercatat sebagai kejahatan di mata Tuhan.
Masih ada satu cerita lagi yang menarik, yaitu:
III. Menari untuk membuktikan kebenaran allah berujung kematian
Ini adalah cerita dari, salah satu nabi Besar yaitu Elia, salah satu nabi yang tidak merasakan kematian. Cerita ini terdapat dalam I Raja-raja 18. untuk membuktikan kebenaran allah masing. Persembahan siapa yang dilalap api dari langit, maka dial ah allah yang benar.
Para nabi2 baal bernyanyi dan menari – manari bahka melukai diri mereka sendiri dengan menyayat tubuh mereka. Tetapi tidak terjadi apa – apa dan yang di panggil tidak dating juga. Elia memanggil Allahnya dan Turun menjilat Taruhan (Persembahan) Elia dengan para nabi baal.
Karena para nabi baal gagal, Elia memerintahkan menyembelih mereka
Tarian para penyembah berhala berujung kematian mereka di tangan Nabi Elia. Tidak ada yang perlu di simpulkan lebih jauh sebab dalam cerita ini elia membuat rakyat Israel kembali kepada Allah dari pada baal
Selalu ada cerita menarik dalam injil untuk di tarik pelajaran bagi kita.
KIAMAT DALAM PERJANJIAN LAMA
Peperangan, Penghukuman, Melawan Bangsa – bangsa Penyembah Berhala
Perlu anda Ingat bahwa dalam perjanjian Lama, tanda – tanda kedatangan Tuhan tidak pernah di katakan dalam bentuk nyata, tetapi selalu dalam bentuk harfiah. Hari –hari kedatangan Tuhan selalu dikatakan dalam bentuk penghukuman terhadap umat manusia, suatu bangsa atau pun suatu kota Bahkan juga “peperangan” melawan bangsa – bangsa yang melawan Allah. Selalu di lambangkan dengan Penghancuran dan penghukuman:
“Wahai, hari itu! Sungguh, hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.”(Yoel 1:15)
Bahwa perbuatan para pendosa mendapatkan hukuman ke atas mereka:
”Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri.” (Obaja 1:15)
Kedatangan Tuhan di tandai dengan kemarahan kepada bangsa yang menyangkal dan tidak mengakui-Nya:
Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh, sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN. Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.(Zefanya 22:1-3)
Hari tuhan dalam perjanjian lama juga di lambangkan dengan pembalasan kepada bangsa – bangsa yang tidak mengenal Allah Seperti mesir:
Yeremia 46:2,10:
46:2: Mengenai Mesir. Terhadap tentara Firaun Nekho, raja Mesir, yang berkemah di tepi sungai Efrat dekat Karkemis dan yang dipukul kalah oleh Nebukadnezar, raja Babel, dalam tahun yang keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda:
46:10: Hari itu ialah hari Tuhan ALLAH semesta alam, hari pembalasan untuk melakukan pembalasan kepada para lawan-Nya. Pedang akan makan sampai kenyang, dan akan puas minum darah mereka. Sebab Tuhan ALLAH semesta alam mengadakan korban penyembelihan di tanah utara, dekat sungai Efrat.
Dan nubuatan ini sudah terjadi, dengan kehancuran bangsa Mesir. Yang kalah dari bangsa Assyria dekat sungai Efrat. (bandingkan denga 2 raja-raja 23:29)
Yesaya 19:1
Ucapan ilahi terhadap Mesir. Lihat, TUHAN mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.
Sudah terpenuhi dengan kehancuran Mesir pada tahun 480 SM, juga tercatat dalam:
Yehezkiel 30:3-4
30:3 Hari itu sudah dekat, hari TUHAN sudah dekat, hari dengan awan gelap; itu adalah saat bangsa-bangsa.
30:4 Pedang datang atas Mesir dan Etiopia akan gemetar pada saat berebahan orang-orang yang mati terbunuh di Mesir dan kekayaannya dilarikan dan dasar-dasarnya terbongkar.
Hari tuhan semakin dekat dalam perjanjian Lama di lambangkan dengan Kehancuran babilon dalam Yesaya 13
Yesaya 13:1:
Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.
Yesaya 13:6-9:
13:6 Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.
13:7 Sebab itu semua tangan akan menjadi lemah lesu, setiap hati manusia akan menjadi tawar,
13:8 dan mereka akan terkejut. Sakit mulas dan sakit beranak akan menyerang mereka, mereka akan menggeliat kesakitan seperti perempuan yang melahirkan. Mereka akan berpandang-pandangan dengan tercengang-cengang, muka mereka seperti orang yang demam.
13:9 Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa.
Kembali sudah di genapi pada tahun 539 SM,di mana raja Cyrus terbunuh dan lahirlah Kerajaan Persia. Lihat referensi sejarah di wikipedia (KLIK DI SINI:
• 539 BC/538 BC—Death of Nabonidus, the last king of Babylon
Zefanya 1:4,7:
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,
1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.
Zefanya 14-15
1:14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawanpun akan menangis
1:15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam,
Kembali sejarah mencatat kehancuran Yerusalem pada tahun 586 SM referensi sejarahnya:
Kehancuran Yerusalem
Yehezkiel:Kehancuran Yerusalem
Amos 5:18-20
5:18 Celakalah mereka yang menginginkan hari TUHAN! Apakah gunanya hari TUHAN itu bagimu? Hari itu kegelapan, bukan terang!
5:19 Seperti seseorang yang lari terhadap singa, seekor beruang mendatangi dia, dan ketika ia sampai ke rumah, bertopang dengan tangannya ke dinding, seekor ular memagut dia!
5:20 Bukankah hari TUHAN itu kegelapan dan bukan terang, kelam kabut dan tidak bercahaya?
Perlu anda Ingat bahwa dalam perjanjian Lama, tanda – tanda kedatangan Tuhan tidak pernah di katakan dalam bentuk nyata, tetapi selalu dalam bentuk harfiah. Hari –hari kedatangan Tuhan selalu dikatakan dalam bentuk penghukuman terhadap umat manusia, suatu bangsa atau pun suatu kota Bahkan juga “peperangan” melawan bangsa – bangsa yang melawan Allah. Selalu di lambangkan dengan Penghancuran dan penghukuman:
“Wahai, hari itu! Sungguh, hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.”(Yoel 1:15)
Bahwa perbuatan para pendosa mendapatkan hukuman ke atas mereka:
”Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri.” (Obaja 1:15)
Kedatangan Tuhan di tandai dengan kemarahan kepada bangsa yang menyangkal dan tidak mengakui-Nya:
Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh, sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN. Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.(Zefanya 22:1-3)
Hari tuhan dalam perjanjian lama juga di lambangkan dengan pembalasan kepada bangsa – bangsa yang tidak mengenal Allah Seperti mesir:
Yeremia 46:2,10:
46:2: Mengenai Mesir. Terhadap tentara Firaun Nekho, raja Mesir, yang berkemah di tepi sungai Efrat dekat Karkemis dan yang dipukul kalah oleh Nebukadnezar, raja Babel, dalam tahun yang keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda:
46:10: Hari itu ialah hari Tuhan ALLAH semesta alam, hari pembalasan untuk melakukan pembalasan kepada para lawan-Nya. Pedang akan makan sampai kenyang, dan akan puas minum darah mereka. Sebab Tuhan ALLAH semesta alam mengadakan korban penyembelihan di tanah utara, dekat sungai Efrat.
Dan nubuatan ini sudah terjadi, dengan kehancuran bangsa Mesir. Yang kalah dari bangsa Assyria dekat sungai Efrat. (bandingkan denga 2 raja-raja 23:29)
Yesaya 19:1
Ucapan ilahi terhadap Mesir. Lihat, TUHAN mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.
Sudah terpenuhi dengan kehancuran Mesir pada tahun 480 SM, juga tercatat dalam:
Yehezkiel 30:3-4
30:3 Hari itu sudah dekat, hari TUHAN sudah dekat, hari dengan awan gelap; itu adalah saat bangsa-bangsa.
30:4 Pedang datang atas Mesir dan Etiopia akan gemetar pada saat berebahan orang-orang yang mati terbunuh di Mesir dan kekayaannya dilarikan dan dasar-dasarnya terbongkar.
Hari tuhan semakin dekat dalam perjanjian Lama di lambangkan dengan Kehancuran babilon dalam Yesaya 13
Yesaya 13:1:
Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.
Yesaya 13:6-9:
13:6 Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.
13:7 Sebab itu semua tangan akan menjadi lemah lesu, setiap hati manusia akan menjadi tawar,
13:8 dan mereka akan terkejut. Sakit mulas dan sakit beranak akan menyerang mereka, mereka akan menggeliat kesakitan seperti perempuan yang melahirkan. Mereka akan berpandang-pandangan dengan tercengang-cengang, muka mereka seperti orang yang demam.
13:9 Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa.
Kembali sudah di genapi pada tahun 539 SM,di mana raja Cyrus terbunuh dan lahirlah Kerajaan Persia. Lihat referensi sejarah di wikipedia (KLIK DI SINI:
• 539 BC/538 BC—Death of Nabonidus, the last king of Babylon
Zefanya 1:4,7:
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,
1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.
Zefanya 14-15
1:14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawanpun akan menangis
1:15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam,
Kembali sejarah mencatat kehancuran Yerusalem pada tahun 586 SM referensi sejarahnya:
Kehancuran Yerusalem
Yehezkiel:Kehancuran Yerusalem
Amos 5:18-20
5:18 Celakalah mereka yang menginginkan hari TUHAN! Apakah gunanya hari TUHAN itu bagimu? Hari itu kegelapan, bukan terang!
5:19 Seperti seseorang yang lari terhadap singa, seekor beruang mendatangi dia, dan ketika ia sampai ke rumah, bertopang dengan tangannya ke dinding, seekor ular memagut dia!
5:20 Bukankah hari TUHAN itu kegelapan dan bukan terang, kelam kabut dan tidak bercahaya?
Langganan:
Postingan (Atom)
































