Selasa, 25 Januari 2011

YESUS DAN PEREMPUAN SUNDAL


Yohanes 8:2-11
8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Para Ahli taurat da orang farisi membawa perempuan ini dengan tujuan mencobai yesus. Sesuai dengan hukum Musa yang tercatat dalam (klik langsung pada ayatnya) Imamat 20:10 dan Ulangan 22:22-24
Keluaran 31:18
Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

Yesus menunjukan bahwa Dia sama dengan Allah sendiri, dengan menulis dengan jarinya. Hukum Allah menunjukan manusia berdosa dihadapan Allah. Yang Pasti Yesus mengubah kaidah hukum menjadi kaidah Moralnya yang didasarkan dengan hukumnya yaitu : Kasih.

Dengan Penuh kasih dan maha pengampun Yesus berkata kepada perempuan yang kedapatan berzinah itu (ayat 10-11):

Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Perlu dicatat bahwa Yesus mengatakan “jangan berbuat Dosa lagi mulai sekarang.” Tetapi setelah Perempuan ini pergi dan masih berbuat tingkah lakunya yang dulu, maka dia tetaplah berdosa.
adalah tegurun juga buat kita yang telah diselamatkan ataupun dalam Proses (???) untuk jangan berbuat Dosa lagi.

Satu Kasus lagi dimana Yesus diminyaki kakinya oleh maria Magdalena:

Lukas 7:36-50
7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
7:40 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
7:41 "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
7:42 Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"
7:43 Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
7:44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.
7:45 Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
7:46 Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
7:48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
7:49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

Orang farisi yang mengundang Yesus kembali berpikir didalam hatinya dan Berkata: : "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."

Tetapi Yesus mengetahuinya, bahkan Yesus mengampuni Dosa perempuan ini. Siapakah yang bisa mengampuni Dosa manusia selain Tuhan !! "Dosamu telah diampuni."

Maria dan Martha saudara Lazarus, yang dibangkitkan Yesus Baca di sini
"Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!" Alangkah tenangnya hati ini, jika kita mendapat jaminan seperti ini. Seperti jaminan yang diterima maria Magdalena.

Yesus pernah berkta, bahwa dia datang untuk menyelamatkan yang hilang , Pezinah, pemungut cukai, Panjahat dan Non-yahudi lewat Perintahnya kepada murid-muridNya. Pemungut cukai, Perempuan Yang berzinah, mereka di selematkan bukan karena Allah mencintai Pendosa tetapi mereka mengikuti keselamatan yang ditawarkan Allah akibat Dosa.
Matius 21:31-32
“………….Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."

Kasih Tuhan Sungguh dahsyat dan luar biasa, terbuka kepada siapa saja yang memilih keselamatan lewat jalan keseleamatan yang ditunjukan Yohanes, dan murid–murid Yesus.

Ingatlah bahwa Hukum Utama yang digunakan adalah hukum Kasih dengan berazaskan nilai Moral, sehingga seseorang yang jahat seperti pezinah, pemungut cukai dan lain-lain. Boleh mendapat tempat dalam kerajaan Sorga, asal mereka seperti perkataan Yesus :
“Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Syukuri apa yang datang, baik atau buruk dan pergunakanlah itu menjadi manfaat bagi anda dan orang lain…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

my song

Pengikut